Tuesday, January 10, 2012

PIDATO ANAK 12 TH YANG MEMBUNGKAM PARA PEMIMPIN DUNIA DI PBB

COBA SIMAK INI DAN SEBARKAN SEMAMPU ANDA KE SELURUH DUNIA......! !!

Semoga menginspirasi kita semua untuk bertindak... ..sekecil apapun...... SEKARANG juga...

"MUNGKIN ANDA SUDAH PERNAH MENERIMA ARTIKEL INI SEBELUMNYA, TAPI LEBIH
BAIK ANDA MENERIMA BERKALI-KALI DARIPADA TIDAK SAMA SEKALI"

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki, seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization (ECO).

ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar (dan membungkam) beberapa pemimpin dunia terkemuka..

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation) :

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization
Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.

Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.

Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa
anda sekalian juga sama seperti saya!

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala ditempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang..

Saya h any alah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan
tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya h any alah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Di negara saya, kami sangat b any ak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: "Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang".

Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segal any a masih begitu serakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak
yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .

Saya h any alah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.

Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk
berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, " Semu any a akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya."

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar pri ori tas anda semua? Ayah saya selalu berkata, "Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu" .

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.

Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
***********

Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.

Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:

"Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan isinya disekitar kita oleh anak yang h any a berusia 12 tahun, yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato.
Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun "

------------ --------- --------- --------- --------- ---------
*Tolong sebarkan tulisan ini ke semua orang yang anda kenal, bukan untuk mendapatkan nasib baik atau kesialan kalau tidak mengirimkan, tapi mari kita bersama-sama membuka mata semua orang di dunia bahwa bumi sekarang sedang dalam keadaan sekarat dan kitalah manusia yang membuatnya seperti ini yang harus bertindak untuk mencegah kehancuran dunia.

ANTARA CINTA, CITA KONDISI DAN WAKTU

Antara Cinta, Cita, Kondisi dan Waktu ……
Mengapa semua tak mau bersatu ?!
Lelah rasanya hati ini mengapainya
Namun harapanpun tak pernah muncul
Setitik sinarpun seakan enggan bersua……
Mereka tak perduli padaku……

Aku menjerit……… histeris……
Berteriak seakan ingin kupecahkan pita suaraku…
Namun suaraku tak bisa keluar…
Tak ada yang bisa mendengar suaraku
Aku terus berteriak …… histeris…..
Tetap tak ada yang mau mendengar suaraku

Ternyata,………
Aku menjerit dengan suara hatiku………
Yach, tak ada yang bisa mendengarku
Aku sendirian meratapi semua ini…
Ntahlah apa ini sudah menjadi luka ……??
Luka yang sangat dalam……
Atau bahkan sudah penuh dengan darah dan nanah

Semua tak tahu betapa besar pengorbananku untuk mencapai itu
Disaat kondisi tak memungkinkan untuk berpacu,
Aku coba untuk terus melangkah dengan segenap keyakinan,
Namun langkahku seakan sulit kugerakkan

Sementara ……… kondisi inginkan aku untuk terus berlari
Sementara ……… waktu inginkan aku tak pernah meninggalkannya.
Sementara ……… waktu kian merambat……… mendorong
Seakan ingin menjatuhkanku ke kancah keterlenaan
Tapi sebentar………… kemanakah CINTA …?
kemana bahagia itu ?

Antara Cinta, Cita, Kondisi dan Waktu ……
Mengapa semua tak mau bersatu ?!
Maukah mereka terkondisikan dan terkonsentrasikan pada saat ini ?
Denganmu ……… yach… hanya denganmu …
kasih …… AKU MENGINGINKANMU saat ini
Yach, …… mengisi kekosongan cinta dihati ini……sampai kapanpun


Persembahan : untuk orang-orang yang resah...... 
dibuat tahun 1995

SAAT KU ADA DAN SAAT KAU PERGI

Ada banyak rasa di hatiku saat Aku bersamamu
Senyum manismu….. indahnya dibibirmu
Membuat diriku terpesona
Kini ingin kuraih lagi semua itu darimu


Hanya kau yang ada dihatiku, tiada lagi keraguan dihatiku
Dan kini kusadari cintaku padamu tak kan mungkin bisa kulupakan
Kasih, ………………… biarkanlah kupeluk dirimu,


Namun kini, ….. kala aku sedang sendiri
aku berpikir… kini sanggupkah dan mungkinkan aku hidup tanpa ada dirimu
Kurenungi semua itu dan aku tak tahu apa aku sanggup ?
Hanya kini aku jalani saja hidup ini dari hari ke hari
Tanpamu lagi………… tanpa senyummu lagi……


Kumelamun sendiri,
mau apa aku ini ……………… tak kupahami ………..
Kadang-kadang aku hanya ingin sendiri
Kadang-kadang aku hanya ingin melamun


Aku tak tahu apa yang kucari
Kadang aku ingin miliki khayalan yang ada dihati
Yach, ……. kamu dan tentangmu

Apakah cinta ini akan ada selalu untuk selamanya …………
Sesungguhnya dirimu selalu dihatiku, walau ada ragu yang membara …
ragu yang harus kau jawab……..


Kaulah cinta dalam hidupku
Kaulah kasih dalam dekapanku
Tapi kasih, …… Aku telah merasa kehilanganmu
Tapi kasih, …….. Aku masih menyayangimu


Jika aku ingat tentangmu kini menjadi semakin sedih
Seakan kini telah jauh dihati


Aku kini menikmati………. hanya bisa menikmati angin menepih daun
Begitu lelah sudah aku harus menepi, aku sudah pernah berlabuh dipantaimu 
Kutinggalkan pantai itu dengan semua kenangan
yang terus saja membekas dalam dada dan hati ini,
aku tak bisa melupakan indahnya saat-saat singgah dipantaimu…… di cintamu.


Kuisi ruang-ruang kosong yang kini membekas dihatiku,
namun aku tak bisa mengisi dengan yang lain selain dengan bayang-bayangmu.

Sunday, January 8, 2012

Membangun Agroforestry Tanaman Kopi Arabika yang Berkualitas Sebagai Sebuah Upaya dalam Menggali Peluang Bisnis di Kawasan Hutan Lindung


A.   Sejarah
Kopi sebagai suatu produk minuman ringan, banyak digemari oleh hampir seluruh masyarakat di dunia, hampir semua orang selama hidupnya pernah meminum kopi baik itu dikala santai maupun forum formal, bahkan acara kenegaraan  sekalipun tidak luput dari hidangan kopi.  Kopi secara luas dikenal sebagai minuman stimulan yang dibuat dari biji kopi. Kopi pertama kali dikonsumsi orang diabad ke 9 didaerah dataran tinggi Ethiopia, dari sana lalu menyebar ke Mesir dan Yaman lalu diabad ke 15 menyebar ke Armenia, Persia, Turki dan Afrika Utara.
Indonesia adalah tempat perkebunan pertama diluar Arabia dan Ethiopia dan VOC memonopoli perdagangan kopi ini dari tahun 1725 sampai 1780.
Eksport kopi pertama dilakukan tahun 1711 oleh VOC, dalam tempo 10 tahun eksport meningkat sampai 60 ton/tahun,
Pada Tahun 2007 Indonesia menghasilkan 420.000 metric ton kopi, dari hasil tersebut sekitar 271.000 ton diekspor dan selebihnya untuk konsumsi dalam negeri. Untuk eksport, sekitar 25% adalah kopi arabica yang dikenal bermutu tinggi sehingga digunakan untuk campuran kopi sejenis yang berasal dari Amerika Tengah dan Afrika Timur yang mempunyai “acidity coffee” yang tinggi.
B.   Potensi Hutan Lindung
Kawasan hutan lindung yang dikelola Perum Perhutani saat ini mencapai 683.889 ha dari 2.566.889 ha hutan yang dikelola Perum Perhutani di P. Jawa dan Madura, adanya rescoring kawasan hutan tahun 2003 membuat  banyak kawasan hutan yang semula hutan produksi beralih fungsi menjadi hutan lindung khususnya di Perum Perhutani Unit III Jawa Barat. Sesuai fungsinya hutan lindung diperuntukkan untuk memberikan manfaat perlindungan tanah dan air, menurut PP 6 tahun 2007 pada hutan lindung dimungkinkan untuk melakukan kegiatan usaha berupa pemanfaatan kawasan (budidaya tanaman obat, jamur,lebah madu ,penangkaran satwa), pemanfaatan jasa lingkungan (pemanfaatan air, wisata alam,penyimpanan karbon) dan pemungutan hasil hutan bukan kayu (rotan, buah, getah,madu).

gambar 1. Kawasan Hutan Lindung
C.   Budidaya dan Prediksi Panen
Saat ini ada 20 varietas kopi arabica di Indonesia yang terbagi dalam 6 kategori yaitu :
1.    Typica – ini tanaman yang aslinya dibawa oleh Belanda dan sebagian besar hancur ditahun 1880s, saat penyakit daun kopi menyerang Indonesia, tetapi di Bergandal dan Sidikalang, varieties Typica masih bisa ditemukan terutama ditempat dataran tinggi.
2.    Hibrido de Timor (HDT) – dikenal juga dengan varietas  “TimTim”, persilangan antara arabica dan robusta, pertama diambil tahun 1978 di Timor Timur lalu ditanam di Aceh tahun 1979.  
3.    Linie S – Varietas ini dikembangkan di perkebunan Bourbon, India dan jenis yang terkenal adalah S-288 dan S-795,  bisa ditemukan di Lintong, Aceh, Flores dan daerah lain.
 4. lines – Menyebar di Jawa tahun 1928 lalu juga ke Aceh. Varietas dari Ethiopia lain yang ditemukan di Sumatra ada yang disebut “USDA
5. Caturra cultivars: Caturra adalah  mutasi dari kopi Bourbon coffee,  nerasal dari  Brasil.
6. Catimor lines – Persilangan antara Arabica dan Robusta sangat kurang aromanya.  Tetapi ada jenis Catimor yang terkenal yaitu “Ateng-Jaluk”. Riset juga menunjukan bahwa varietas lokal catimor di Aceh menghasilkan karakteristik kopi yang sangat baik.
Kopi arabika dapat tumbuh optimal pada ketinggian 700-1700 m dpl, dengan intensitas curah hujan 1500-2500 mm/th,dan suhu 15-25 C,menghendaki daerah beriklim kering 3 bulan/tahun secara berturut-turut,tetapi sesekali mendapat hujan kiriman (hujan yang turun di musim kemarau),peka terhadap serangan penyakit HV terutama bila ditanam kurang dari 500 m dpl dan hama lalat buah (brocca dalam bahasa spanyol).  Tanaman kopi arabika membutuhkan naungan untuk tempat hidupnya sehingga dapat dikembangkan secara agroforestry dibawah tegakan hutan terutama di hutan lindung, intensitas cahaya yang ideal untuk tanaman kopi arabika berkisar 40-50%, tegakan yang menaungi terlalu rapat akan membuat kopi arabika kurang berbuah sedangkan naungan yg terlalu terbuka membuat tanaman kopi arabika menjadi cepat tidak produktif (lelah berbuah),sinar matahari yang cukup banyak akan merangsang terbentuknya kuncup bunga,bila sepanjang tahun tanaman kopi mendapatkan sinar matahari langsung secara terus menerus maka tanaman akan membentuk bunga sepanjang tahun akibatnya tanaman menghasilkan bunga melebihi kemampuannya.
Pembibitan secara generative (biji) dipilih dari tanaman kopi arabika yang telah berumur diatas 6 tahun, berbuah banyak dan besar buahnya serta tidak berpenyakit.  Pada saat penyapihan dipilih polybag ukuran 1 kg dengan lama dipersemaian 10 bulan, pemilihan polybag yang besar untuk menjamin perakaran tidak tertekuk sebab jika banyak akar terlipat akan membuat produktifitas buah tidak optimal.
Untuk mendapatkan produksi buah kopi yang optimal dipilih  tegakan hutan yang  mempunyai intensitas cahaya 40-50%, membuat lubang tanam ukuran 60x60x60 cm dibiarkan selama 6 bulan diberi kompos/pupuk kandang 5 kg per lubang ,pada waktu bibit dimasukan diusahakan tidak ada akar yang terlipat karena akan mempengaruhi kualitas pertumbuhan dan produktivitas buah kopi nantinya.
Pembuatan tanaman kopi dengan teknik budidaya yang baik dan pemilihan lokasi yang tepat serta pemeliharaan yang kontinyu akan menghasilkan produktifitas buah yang optimal berkisar 5-10 kg/pohon/tahun atau senilai Rp. 30.000.000-60.000.000 per ha (asumsi jarak tanam 2 x 2,5 m atau 2000 pohon/ha, umur 4 tahun up,harga cherry gelondong Rp.3000/kg) tetapi apabila penanaman dilakukan apa adanya produktifitas buah kopi umumnya kurang dari 2 kg per pohon atau senilai kurang dari Rp 12.000.000 per ha sehingga dari kelayakan usaha tidak masuk dalam kriteria bisnis sebab kalau diperhitungkan dengan biaya pemeliharaan dan pemanenan profit marginnya sangat tipis.

Gambar 2.  Buah Kopi saat panen

D.   Kesimpulan
Untuk menggali peluang bisnis di hutan lindung melalui agroforestry tanaman kopi arabika harus dimulai dengan teknik budidaya yang baik, pembuatan bibit dari pohon induk terpilih, pembuatan persemaian yang menjamin perkembangan akar, pemilihan tegakan hutan yang memberikan intensitas cahaya yang tepat,pembuatan lubang tanam dan pemberian pupuk organic yang cukup,serta penanaman dilakukan dengan hati-hati sehingga tidak membuat akar terlipat dan tepat dilakukan pada musim penghujan akan membuat tanaman kopi arabika mengasilkan buah kopi yang optimum sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang secara bisnis layak untuk dikembangkan karena menghasilkan profit margin yang besar,sedangkan penanaman kopi yang dilakukan apa adanya akan menghasilkan buah kopi seadanya yang secara bisnis tidak dapat bersaing karena menghasilkan profit margin yang rendah.

Kami sunting dari nara sumber :  Hery Darmawan, Perhutani

SURAT ARMAN UNTUK MASA LALUNYA

Lama sebenarnya  Arman  ingin sekali menulis surat untukmu sebagai ungkapan rasa cinta yang ada selama ini.

Namun Arman masih pilih-pilih media apa yang tepat untuk ungkapkan ini semua.  Mudah-mudahan cara ini paling aman diantara cara-cara yang lain.

Sebenarnya apa yang kusampaikan selama ini baik lewat telpon maupun SMS sudah sebagian mengambarkan riwayat cinta  ARMAN  padamu.
Arman gak pernah menutupi perasaan yang ada padamu dari dulu sampai hari ini, itulah adanya perasaan  Arman  dan  sayang  Arman  padamu !
pokoknya semuanya adalah kejujuran adanya.

Kalau tahu ini akan terjadi dan tahu bahwa cintamu pada  Arman  selalu ada dan tetap ada dari dulu sampai hari ini, maka penyesalan  Arman  pada masa lalu kita semakin besar !
Kadang Arman sendiri ingin menonjok kebodohan sikap  Arman  dulu, pertanyaan tanpa jawabpun selalu terlontar dalam benak  Arman setelah kita bertemu lagi.
Kenapa gak dari dulu  ?
Kenapa harus begini ?
Kenapa ungkapan cinta ini terlambat  ?
Pertanyaan-pertanyaan itu tak bisa aku jawab, mungkin tak kan pernah terjawab !

Ketahuilah dari sejak dulu Arman memang suka padamu, Arman tertarik pesonamu, Arman mengagumimu, kelincahanmu, lirik matamu semua yang ada padamu  walau Arman tak  berani mengatakan bahwa itu sebuah “Cinta”, namun bila ketemu dengan sorot matamu ada getar terasa, akupun selalu merindukan untuk ketemu denganmu.
Secara sengaja bila rasa rindu itu menyeruak dalam dada  Arman  selalu mencarimu di sekolah kadang hanya lewat ke kelasmu atau dikantin saat istirahat atau perpustakaan atau dimanapun kamu berada.  Setelah melihat sosokmu ada perasaan puas dan seakan mengobati rasa rindu itu.
Upacara senin adalah kegiatan yang selalu Arman tunggu karena kamu pasti ada disana untuk Arman pandang dan Arman kagumi.

Sayangku, mungkin Kamu  bertanya kenapa gak  Arman  lakukan dan berusaha mendekati Kamu waktu itu  ?
Pertanyaan itulah yang kini selalu membuat  Arman  sedih, dan pertanyaan itu pulalah yang selalu menganggu  Arman  selama ini sejak berhubungan dengan kamu.

Sejak meninggalkan SMA dan  ARMAN  melanjutkan di Kuliah di Bandung,  Arman  memang kadang  pulang 2 minggu sekali, ingin rasanya secara tak sengaja  Arman  bertemu denganmu, walau nantinya hanya basa basi namun mungkin cukup mengobati rasa rindu ini.

 Arman  sering melewati rumahmu, kebanyakan memang sore hari, tapi tak pernah sekalipun kamu ada diluar rumah, rumahmu seperti tak pernah ada kehidupan.

Aku putus dari kekasihku, kucoba dekati aksesmu, namun  ……… Arman  tahu dari teman bahwa kamu sudah punya kekasih. 
Masa ?!!!!  hanya itu yang keluar dari mulutku, ……. yach ada perasaan cemburu dalam dada tapi selalu coba kutahan dan kusadari aku memang tak berani mendekatimu ! Apalagi yang sementara itu kutahu kamu bersama orang yang tepat dibanding dengan Arman mungkin tak ada apa-apanya.

Setelah tahu type pacarmu, akhirnya aku mencoba melupakanmu, aku katakan pada diriku :  “Kamu bukan typenya !”, setelah itu tak banyak yang aku harapkan dari sosokmu, namun bayanganmu  tetap ada dan aku biarkan tetap ada, setidaknya tetap menghiasi pigura hatiku sebagai sosok yang pernah aku suka, aku rindukan dan………. aku sesalkan.

Perlu kamu tahu Aku memang paling tidak suka persaingan dalam bidang apapun, termasuk cinta,   kalau aku tahu sebelumnya ada saingan tentu aku akan mundur teratur !!!
Itulah aku !! Bukan tak percaya diri tapi lebih diarahkan pada saling menghargai perasaan, …….. itulah yang ada dalam dadaku saat itu selama yang menjadi saingan itu tak menantangku untuk bersaing. Namun kalau ditantang,  maka aku akan tetap maju dengan segenap jiwa dan raga walau hasil akhir tak penting bagiku.

Aku akhirnya mendapatkan kekasih dan cukup membuat aku bangga walau akhirnya harus putus juga………
Waktu terus berjalan di pigura yang ada dalam lorong hatiku ternyata  namamu tetap ada, …..bayanganmu tetap ada,……. Senyumu tetap ada, ……. Bibirmu yang indah tetap ada dalam bayanganku,……  kelincahanmu tetap ada, ………..sorot matamu tetap ada………..  semuanya tetap ada……
Namun aku tak pernah diberi kesempatan lagi untuk bertemu denganmu  untuk menikmati semua kepuasan dalam memandangmu.

Tahun-tahun setelahnya aku masuk ke Jogja, tahu apa yang ada dalam benakku saat itu  ? ……………  Ya sosokmu seakan menari-nari lagi dalam bayanganku, karena aku tahu dari temanku kamu di Jogja.

Tak banyak yang  aku harapkan saat itu karena beban hidupku pun cukup berat, aku coba ikhlas menerima kenyataan yang ada dalam keluargaku,……..  Aku kuliah sambil kerja seadanya di bidang yang aku kuasai sambil memanfaatkan ilmu yang ada.

Karena masalah keluargaku  itu, banyak yang berubah dari cara berpikirku saat itu, aku lebih cenderung tafakur dan menjalani hidup penuh dengan falsafah, kucoba mencari jati diri dan bertanya pada alam ,………. kepada pohon,……. langit, …….gunung  dan kehidupan alam lainnya ……….
Kucoba nikmati ini dalam kesendirian………..

Hidupku menjadi terasa lebih bermakna dalam kesendirian, kucoba mempelajari orang-orang sekitarku lewat organisasi yang ada dan bisa menjadikan improvisasi renunganku.

Saat itu ada yang harus aku selesaikan dalam tugas kuliahku, aku coba cari rental komputer,  bersadarkan referensi temanku di SMA yang keterima di peternakan UGM, aku pilih rental dibelakang kampus,  kadang dia menemaniku sampai pagi kebetulan diapun lagi menyelesaikan tugas praktek.
Kala siang itu aku lapar dan mencari makan siang  disekitar situ, ketika aku pesan selintas    aku mengenal seseorang yang selama ini aku cari, ……aku ragu, benarkah dia ?   setelah aku yakin, ……… bergetarlah seluruh ragaku, …….. aku tak percaya ini terjadi !    
Lalu ……aku coba menyapamu ! kamu menunjukan alamat ….. tapi, .. tapi ………. Suaramu itu… sepi, ….. datar,…….. berbau basa basi, sorot matamupun sudah tak seperti dulu, ….. sepertinya tak terlihat dimatamu pernah  ada cinta, ……… pernah ada rindu……. Yach tak terlihat…..

Seketika hasratku  pun redup, getaranku pun coba kukendalikan…….. aku bisa !!! ….. namun……. Itu hanya sesaat,……  Setelah kau pergi aku tak bisa berpikir……. Aku tak bisa  melepaskan bayanganmu, ……

Ternyata masih ada kepingan tersisa, masih ada jua naluri bercinta ….. kuinginkan dirimu saat itu…..

Berhari-hari kubolak-balik hati ini, apa aku bisa melupakanmu ? …….. ternyata tak bisa sayang !!!!   Bayanganmu terlalu manis untuk kulupakan tapi kalau ingat sikapmu di warung makan itu sungguh hatiku redup lagi…..

Namun ditengah renungan itu aku mulai menghitung,  mengkalkulasi keberadaan diri ini,  ……. Siapa aku saat itu ?  tak mungkin aku mencintaimu  saat itu, …Kamu terlalu berkelas untuk dicintai olehku………
Rasa tak percaya diri itu terus menganggu gerakku untuk menemuimu untuk memanfaatkan kesempatan yang diberikan Tuhan kepadaku untuk mendekatimu lagi….., 

Selanjutnya,  Aku bisa mengendalikan diriku….. 
Pada suatu saat aku kebetulan ada tugas lagi yang perlu jasa rental, aku kesana lagi…….setelah selesai,  aku coba mampir padamu, tapi saat itu aku sudah bisa mengendalikan diriku,   ………ternyata kamu sedang pulang……… aku sebenarnya ingin meyakinkan apakah cinta disorot matamu itu benar-benar sudah hilang  ?

Selain itu aku juga ingin menyakinkan apakah aku bisa menjadi sekedar teman agar rindu-rinduku dulu bisa tercukupi,   …… bisa kubayar dengan bertemu kamu…..  tapi yang ada hanya ketidakyakinan itu yang selalu mengangguku,….. kurang Percaya Diri yang selalu menghalangiku…..

Sebenarnya ada 2 maksud keinginanku bertemu kamu saat itu,  Pertama aku hanya  ingin ungkapkan cerita tentang bagaimana perasaanku padamu saat SMA dulu, …. aku tak perduli apa tanggapanmu saat itu, ……. aku sudah siap !!!! ..karena aku punya keyakinan bahwa waktu SMA dulu   kamu pasti menganggap aku tak menghiraukan atau tak suka kamu,  itulah yang ingin aku jelaskan  !!!!!
Kedua  sebenarnya aku ingin mengadu nasib syukur-syukur cinta itu masih ada padamu maka mungkin aku bisa jadi pacar kamu.


Setelah kubolak balik lagi hatiku ini, ……. aku berkeyakinan bila aku mencoba peruntungan yang tak pasti, …. Aku takut jatuh lagi……..!!!!   Dan akhirnya, aku yakinkan dan katakan pada diriku bahwa sebenarnya kamu tahu  bahwa aku suka kamu !!!!!!!!  kamu pasti melihat sinar mataku  !!!!!!!  hanya itu yang coba kuyakinkan pada diriku…… dan aku yakin kamu sudah tak suka lagi padaku saat ini.

Akhirnya Aku putuskan untuk tetap sendiri lagi………. Walau jujur kuakui suatu saat atau kapanpun ingin rasanya ketemu lagi dengan kamu tanpa sengaja di Jogja itu…….

Kamu tahu, kata pepatah “Kesempatan hanya datang satu kali”, benar….. sejak itu tak pernah ada kesempatan lagi untuk bertemu kamu secara tak sengaja.

Perjalanan panjang kulalui dalam kesendirian……. Tapi aku bahagia, walau harus kuakui bayanganmu kadang muncul dalam anganku ……
4 tahun kemudian aku mulai pendidikan di tempat kerjaku yang baru dan magang di Jawa Tengah, proses pendidikan ini selama 6 (enam) bulan.

Kesendirianku membuatku bahagia,…. Masalah kadang timbul saat menghadapi situasi dimana diperlukan pendamping hidup….  Akhirnya tanpa proses panjang Aku ketemu dengan istriku sekarang….

Tiga bulan pertama banyak sekali ketidakcocokan dalam prinsip, aku terus bertahan,  ….. padahal ancamannya selalu saja ingin berpisah……..  aku takut ?  bukan…. Bukan  takut yang jadi permasalahan……..  Sebenarnya aku ingin istriku punya prinsip atau cara pandang cinta pada  aku suaminya seperti cinta pada orangtuanya, ……. Yach tak pernah hilang apapun yang terjadi…….  Sebenarnya akupun tak takut dengan status sebagai duda, tapi buat apa semua ini kita jalani kalau hanya untuk sementara ?  toh akupun bisa bahagia dengan kesendirianku ? seperti dulu……….!!!!!!!!

Setelah punya anakpun tak jauh berubah dari sikapnya, bila ada pertengkaran walau awalnya kecil selalu saja diakhiri dengan ancaman untuk pulang……  Aku kecewa sangat kecewa…….. seakan aku tak berdaya…….  Padahal bila mau egois aku bisa saja melakukan itu……….  Tapi kupikir buat apa  ?  …….
Aku coba terus merajut sisa-sisa bahagia yang ada dan kucoba merangkaikan kembali robekannya…… 

Tak pernah sedikitpun aku punya harapan untuk bertemu lagi denganmu, karena aku tak pernah tahu lagi kemana kamu sejak pertemuan di Jogja itu,…. Tapi Tuhan tetap ingin menunjukan kebesarannya padaku…..

Hari Jum’at itu aku sengaja kembali ke Mesjid karena ada barang yang dibeli temen buat anaknya yang aku tertarik tapi aku gak lihat waktu pulang Jum’atan itu, maka aku kembali ke pasar Jum’at.
Saat melewati kantin aku sepintas tertarik dengan sosok yang sepertinya aku kenal sekali karena potret dalam piguranya selalu ada di lorong hatiku. Tapi aku tak yakin…… aku pikir aku pasti menghayal…….

Setelah barang yang kucari tak ada, aku kembali melewati kantin itu dengan penasaran aku coba perhatikan wanita itu, ….  Sepintas aku ragu tapi aku tak mungkin lupa dengan wajah yang selalu ada dihati ini  ?  ………..Wah,   cara bicaramu sungguh mengagumkan, ……. sorot matamu sungguh bening, …… pancaran auramu sungguh bersinar……..  dan tanggapanmu terhadapku pun sungguh berbeda dengan saat ketemu di Jogja dulu,  sepertinya aku melihat lagi bekas-bekas cinta dalam sorot matamu……. Tapi aku tak yakin…… mungkin hanya aku saja yang GR……

Tapi yang aku sayangkan saat itu pembicaraan kita terbatas karena aku canggung dengan ibumu  ? akupun canggung minta telpon kamu, ….. yang tersisa dari data kamu waktu  meninggalkanku  saat itu adalah tempat kerjamu dan tempat tinggalmu di Pekan Baru.

Kamu ingin tahu apa yang ada dihatiku saat itu  ???  ….. Sungguh, Aku bangga padamu dan aku bangga kamu mendapatkan yang terbaik !!!!  Ternyata kamu menjadi orang yang sukses dan terlihat sinar bahagia dimatamu saat cerita tentang kamu.

Hilang sudah rasa penasaran akan keberadaanmu, …….. lalu aku coba  kembali menelusuri lorong hati ini …………  kulihat potret dirimu berbingkai pigura tersenyum sama seperti hari itu, ….. kukatakan pada potretmu itu, “ Sayang, Kamu telah bahagia, ….kamu telah sukses bersama orang yang tepat,   ….. Aku BANGGA padamu !!!!!

Aku jadi ingin ketemu lagi, …… lama kucari informasi tentangmu, kucoba cari No. telpon perusahanmu  di buku telpon, ada banyak telpon yang tertampilkan disana, kucoba telpon satu-per satu saat aku berada di kantor.  Tak ada satupun yang nyambung,….  Lalu kucoba tanya ke informasi 108 dia berikan juga Nomor telpon yang sama dengan buku telpon,……..  pencarianku kandas lagi……
Tak sengaja aku kehabisan tiket bis, jadi aku kebagian di tempat dekat perusahaanmu …….. ada No. telpon terpampang di sana,  …. kucoba simpan di HP-ku, kemudian aku tugas kalimantan…….. setelah pulang kebetulan dada aku seakan makin tegang, … fillingku mengatakan inilah telpon yang benar dari getarannya aku merasakannya sangat lain……. (masih ada getaran rupanya… he…he).

Sebelumnya aku memang ada rencana sama teman-teman SMA untuk mengadakan reuni itu, kupikir alasan yang tepat untuk komunikasi denganmu,  kucoba tawarkan tentang beberapa angkatan pada teman-teman, ….. mereka setuju!!!

Tak canggung lagi dengan alasan itu aku memberanikan diri untuk mencoba membuka komunikasi dengan kamu  !!!!!!!

Motivasiku sama seperti waktu di Jogja  dulu, ……  aku hanya  ingin ungkapkan cerita tentang bagaimana perasaanku padamu saat SMA dulu, hanya untuk dikenang sebagai memori indah saja  ….…. aku tak perduli apa tanggapanmu , ntahlah…...karena aku punya keyakinan bahwa waktu SMA dulu   kamu pasti menganggap aku tak menghiraukan atau tak suka kamu,  itulah yang ingin aku jelaskan  !!!!! ……. 
Yach, …. Hanya untuk menjelaskan sebagai ungkapan permohonan maaf terhadap masa laluku padamu……..  seakan aku berhutang penjelasan tentang masa laluku itu  padamu, ……

Sungguh  !!!!!!!  saat itu tak ada secuilpun keinginan untuk macam-macam, …. Hanya untuk dikenang……….. yach hanya sekedar untuk dikenang …..!?!?!!!!???  Aku hanya mencoba  menjelaskan ………….  Sehingga hidupku akan terasa lebih tenang,  setelah itu baru kuanggap masalah tentang aku dan kamu selesai……. 

Yakinlah saat itu  kendatipun aku tak bahagia………..  aku tak mempunyai niat untuk menganggu kamu !!! menganggu keutuhan keluargamu, menganggu kebahagiaanmu !!!!

Hari Kamis,  aku coba menghubungimu,…….  Kamu waktu itu menyebutkan nama temen kamu yang mirip namaku kan ? ………  Aku biarkan aja, ekspresimu begitu antusias, bersemangat……..   Aku suka…!!!!
Begitu kusebut namaku sebagai kakak kelasmu, …… serta merta kamu dengan lantang meyakinkanku dengan menyebutkan namaku lengkap…… ..  Aku kaget  !!!  ternyata kamu sampai hapal nama lengkapku…………  ….. berarti perkiraanku benar bahwa namaku ternyata cukup terukir dihatimu, tapi sekaligus aku juga malu,  aku suka kamu tapi yang kutahu namamu  hanya  depannya saja, tolong dimaafkan……
Ternyata kamu cukup menarik juga untuk diajak bicara,  aku suka  !!!!  Tapi sekaligus aku jadi semakin berani….  !!!
Kupikir inilah kesempatan untuk menjelaskan semuanya ……!!!!

Besoknya, …. Hari jum’at, pagi hari sebenarnya aku ingiiiiiin sekali telpon kamu lagi, tapi apa lagi alasannya  ??   eh ….. aku terima  SMS dari kamu,  pikirku ini kesempatan  !!!!!    Langsung aku telpon kamu,  aku  ungkapkan bahwa sebenarnya aku ingin telpon kamu dari pagi tapi takut ganggu kamu,  ntah siapa yang memulai aku merasa perlu kamu, dan kamu ngerespek apa yang aku mau, jadilah SMS demi SMS mengalir dengan segala cerita tentang masa lalu kita akhirnya terungkap sudah,  aku bahagia, ………… ternyata kamupun senang…. Muncullah komitmen kita itu…… 

Makasih semuanya,   …..  perhatianmu, sayangmu,…. Rindumu,…. Kasihmu…… semua telah kunikmati,……..   makasih sayang  kamu telah memberi kesempatanku untuk bahagia,….. walau hanya dalam angan !!!!!  makasiiiiiiih banyak

Aku kini bahagia bisa memilikimu, masa laluku sudah terbayar,  aku bangga pada cintamu dan kasihmu,…….. WALAU HANYA DALAM ANGAN......... DALAM ANGAN

Penjelasanku tentang masa lalu kuanggap selesai, semoga kau bahagia....