Showing posts with label Falsafah. Show all posts
Showing posts with label Falsafah. Show all posts

Friday, May 4, 2012

PAKU DAN AMARAH


Suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Ayahnya berusaha keras untuk membuang sifat buruk anaknya. Suatu hari ia memanggil anaknya dan memberinya sekantong paku. Paku? Ya, paku !



                                           Sang anak heran. Tapi, bibir ayahnya justru membentuk senyum bijak. Dengan suaranya yang lembut ia berkata kepada anaknya agar memakukan sebuah paku dipagar belakang rumah setiap kali marah. Ajaib! Di hari pertama, sang anak menancapkan 48 paku ! Begitu juga hari kedua, ketiga dan beberapa hari selanjutnya. Tapi, tak berlangsung lama. Setelah itu jumlah paku yang tertancap berkurang secara bertahap. Ia menemukan fakta bahwa lebih mudah menahan amarahnya dari pada memakukan begitu banyak paku ke pagar. Akhirnya, kesadaran itu membuahkan hasil. Si anak telah bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabaran. Ia bergegas memberitahukan hal itu kepada ayahnya. Sang ayah tersenyum. Kemudian meminta si anak agar mencabut satu paku untuk setiap hari di mana dia tidak marah. Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya berhasil mencabut semua paku yang pernah ditancapkannya. Ia bergegas melaporkan kabar gembira kepada ayahnya. Sang Ayah bangkit dari duduknya dan menuntun si anak melihat pagar di belakang rumah itu. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku. Tapi, lihatlah lubang-lubang dipagar ini. PAgar ini tidak akan pernah sama seperti sebelumnya,” kata si ayah bijak. Sang ayah sengaja memotong kalimatnya pendek-pendek agar si anak bisa mencerna maksudnya dengan baik. Si anak menatap ayahnya dengan sikap menunggu apa kelanjutan ujaran anaknya itu. “ Ketika kamu melontarkan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu itu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain. Kamu dapat menusukkan pisau kepada seseorang, lalu mencabut pisau itu. Tetapi, tidak peduli brapa kali kamu akan meminta maaf, luka itu akan tetap ada. Dan, luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik, “ ucap sang ayah lembut namun sarat. Sang anak membalas tatapan lembut ayahnya dengan mata berkaca-kaca. Pelajaran yang diberikan ayahnya begitu tajam menghujam relung hatinya. Teman, saling memaafkan mungkin bisa mengobati banyak hal. Tapi, akan sirna maknanya saat kita mengulang kesalahan serupa. Padahal, lubang bekas cabutan paku yang sebelumnya masih menganga. Jadi berhati-hatilah teman. Semoga Allah melembutkan hati kita dan menghiasinya dengan sifat sabar tanpa tepi. Aamiin. 

Diambil dari Buku : Kekuatan Cinta karya Irfan Toni Herlambang

Wednesday, April 25, 2012

Wortel, Kopi, dan Telur


Seorang pemuda datang pada ibunya & mengeluhkan banyakx permasalahan dlm hidupnya. Namun betapa kagetnya dia, karena ternyata ibunya diam saja seolah tidak ingin mendengarkan keluhannya. Bahkan sang ibu kemudian malah masuk ke dapur, sementara anaknya terus bercerita & mengikutinya. Sang ibu lalu memasak air. Setelah sekian lama, air mendidih, sang ibu menuangkan air panas tsb ke dalam 3 gelas yg telah disiapkan.
Di gelas pertama ia masukkan TELUR.
Di gelas kedua, ia masukkan WORTEL.
Dan di gelas ketiga, ia masukkan bubuk KOPI.
Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat telur & wortel dari gelas tadi, hasilnya:
WORTEL yg KERAS menjadi LUNAK, TELUR yg mudah PECAH menjadi KERAS, dan KOPI meng hasilkan aroma yg HARUM.
Lalu sang ibu menjelaskan: “Nak, MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH. Namun, bagaimana sikap kita-lah yg akan menentukan dampaknya. Kita bisa menjadi :
lembek seperti WORTEL, mengeras seperti TELUR, atau harum seperti KOPI.
Jadi, wortel & telur bukan mempengaruhi air,… mereka malah berubah oleh air, sementara kopi malah mengubah air, membuatnya menjadi harum.”
Dalam tiap masalah, selalu tersimpan MUTIARA IMAN yg berharga. Sangat mudah untuk bersyukur saat kita mendapat anugerah. Tapi apakah kita dapat tetap sabar & percaya saat pertolongan Tuhan seolah tidak kunjung datang menghampiri kita..???
Hari ini kita belajar bahwa, ada 3 reaksi orang saat masalah datang. Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh & mengasihani diri sendiri.
Ada yg mengeras, marah & berontak pada Tuhan.
Ada juga yang justru semakin harum semerbak, menjadi semakin tegar & kuat, bahkan lebih yakin & percaya akan Kuasa & KehendakNYA.
Ada kalanya Tuhan sengaja menunda pertolonganNYA, apa tujuannya? Agar kita belajar sabar, percaya & setia..! Karena tidak pernah ada masalah yg tidak bisa Tuhan selesaikan..!!!
Semoga kita termasuk orang2 yg sabar & ikhlas serta pandai berserah diri, " Aamiiin...........

Sunday, September 19, 2010

Kata Penyejuk Hati saat Resah

Anda pasti bisa apabila anda berpikir bahwa anda memang bisa (Dr. Norman Vincent Pale, (Buku : The power of positive Thingking)


Mulailah anda berpikir bahwa anda sanggup, lalu cobalah berkali-kali, maka anda akan meyadari bahwa betul-betul anda memang sanggup (Dr. Norman Vincent Pale, (Buku : The power of positive Thingking)

Orang yang tidak mempunyai masalah kehidupan adalah orang mati (Dr. Norman Vincent Pale, (Buku : The power of positive Thingking)


MERUBAH ORANG LAIN ?
Percuma saja seseorang yang memulai hubungan dengan orang lain yang disertai niat untuk merubah orang lain tersebut.
Menerima seorang pria sebagai mana adanya, berarti kita menerimanya sebagai manusia biasa. Mungkin saja ia memiliki kekurangan, tapi mungkin saja ia memiliki kelebihan. Dengan berbuat begini, kita bukan hanya menerima dia sebagai mana adanya, tapi kita juga mengakui haknya untuk tetap menjadi dirinya sendiri. Kita bukannya tidak melihat kelemahan-kelemahannya, namun kita menerima dia sebagai sesuatu yang wajar.
Menerima dia sebagai adanya dia, bukab berarti kita menerimanya dengan toleransi, melainkan dengan KEIKHLASAN. Tolerensi dapat membuat kita MERANA, karena seringkali dilakukan dengan rasa PENGORBANAN. Sedangkan keikhlasan memberikan kebahagiaan, karena kita memberikan pengertian dengan ketulusan. (Dr. Norman Vincent Pale, (Buku : The power of positive Thingking)


Jangan biarkan satu kesalahan apapun untuk melunturkan kepercayan anda terhadap diri anda, tariklah pelajaran dan manfat dari kesalahan itu. (Dr. Norman Vincent Pale, (Buku : The power of positive Thingking)


Ujian hidup ini tidak pernah bermaksud untuk menghancurkan kita, melainkan untuk mengembleng kita keluar lebih cemerlang lagi (Dr. Norman Vincent Pale, (Buku : The power of positive Thingking)

Hindari 3 jenis kelemahan : KEKURANGAN, KEHILANGAN DAN KETERBATASAN (Dr. Norman Vincent Pale, (Buku : The power of positive Thingking)


Peganglah teguh bayangan sasaran hidup anda itu dan janganlah lepaskan bayangan itu sebelum ia menjelma menjadi sebuah kenyataan (Dr. Norman Vincent Pale, (Buku : The power of positive Thingking)

Jangan membuang barang semenitpun untuk memikirkan orang-orang yang tidak kita sukai (EISHENHOWER)

Selama masih hidup, masih ada harapan (ERAMUS)

Kalau tidak bisa menjadi MATAHARI jadilah BINTANG, sebab yang mengukur kalah atau menang bukan besar atau kecilnya, tetapi WAJAR atau TIDAK. (Mbox)

Kenalilah perasaanmu dengan baik, tariklah batas yang jelas antara CINTA dan PERASAAN LAIN. Persiapkanlah dirimu untuk menerima kecewa apabila kamu ingin melewati batas itu. (MBOX)

Sulit bukan berarti tidak mungkin (MBOX)

Kemauan tak pernah terbatas, tapi kemampuanlah yang terbatas (MBOX)

Bersaing dengan masalalu adalah hal yang sia-sia (MBOX)


Diantara dua pilihan yang sama besar, pasti ada salah satu yang terbesar, yakinlah pada pilihan itu dan buang jauh-jauh pilihan yang satunya (MBOX)

Bertahan dan tekun menantang kesulitan dengan TIDAK BERKEPUTUSAN, mungkin tidak banyak orang yang bisa melakukannya. (GOETHE)

Kuasai jalan pikiranmu, maka kamu akan sanggup melakukan apa saja dengan pikiranmu itu (PLATO)

Barang siapa takut menghadapi kesukaran, selamanya dia tak akan maju (HORNE)


Katakanlah secara diam-diam kepada diri anda; "Saya telah ditakdirkanuntuk dapat menanggulangi setiap keadaan". (ANDREW CARNEGIE)

Bila anda mengatakan "Sesuatu itu tidaklah mungkin terjadi", maka pada saat itu pula anda telah ketinggalan zaman, oleh karena telah ada orang lain yang sedang melakukannya. (HARRY EMERSON.F)

Kita punya 40 JUTA alasan untuk membenarkan kesalahan kita, akan tetapi tidak ada satupun yang bisa membenarkan kita. (RUDYARD KIPLING)


Hal-hal kecil memang tidak mengesankan, tetapi mereka memberi kedamaian (BERNANOS)

Wanita lebih bijak dari pria, karena mereka tahu lebih sedikit, tetai mengerti lebih banyak (james stephens)

Dapatkan kamu ceritakan kapan dan dimana perang paling berani dilakukan ?
Didalam peta dunia tak akan kamu temukan, karena perang itu dilakukan oleh ibu-ibu yang melahirkan anak-anaknya. (JOAQUIN MIELER)

Teladan itu turun ke bawah, bukan naik ke atas (JOUBERT)

Aku tak pernah bertanya kapan aku mati, tetapi aku selalu bertanya berapa banyak yang dapat aku lakukan selama aku masih hisup (WASHINGTON)

Tiga orang dapat menyimpan rahasia dengan ketat, apabila diantara ketiga orang tersebut, dua orang MATI. (Anonimous)



Renungan (Waktu Tak Kan Pernah Mundur)

Jarum jam itu dari detik ke detik terus berjalan..... 60 kali detakan menjadikannya satu menit, diikuti jarum-jarum yang lainnya, sampai akhirnya jarum-jarum tersebut akan berubah satu demi satu angka dalam kalender, sehingga terpaksa kita harus rela merobek satu demi satu lembaran kalender kita,.... sebagus apapun foto dalam lembaran kalender kita itu.

Ingin rasanya kita melihat atau merasakan jarum jam itu berjalan mundur.... ternyata dari sejak berabad-abad dulu jarum jam itu tidak pernah berhenti satu detikpun, apalagi berjalan mundur rasanya sesuatu hal yang tidak mungkin. Walaupun kadangkala ingin rasanya itu terjadi sehingga kita bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan kita di masa lalu.... tetapi dengan angkuhnya jarum jam itu tetap berjalan tak perduli apapun kesalahan kita dimasa lalu.

Bersama detakan jarum jam, nyanyian kehidupanpun terus berdendang mengikuti tangga nada kehidupan yang berubah-ubah...............
Kadang kala terdengar nyanyian sendu,... nyanyian suka ria,..... nyanyian sedih, nyanyian romantis,..... atau mungkin nyanyian rindu dan kangen.

Jarum jam tak pernah mundur mengajarkan kepada kita bahwa kita tak mungkin kembali ke masa lalu,.... sehingga APAPUN MASA LALU KITA..... SEBESAR APAPUN KESALAHAN KITA.....
TETAP BEGITU DAN AKAN TERUS BEGITU

Sementara kita sadari pula nyanyian kehidupan akan bergema sesuai dengan tangga-tangga nada berdasarkan suasaa hati kita.... atau kita buat not demi not yang sesuai dengan keinginan dan rencana kita sehingga akan tercipta LAGU KEHIDUPAN YANG INDAH sesuai dengan harapan kita.

Banjaran, 7 Oktober 2009

Untuk Para Orangtua

Seorang wanita mendekap anaknya berkata "bicaralah pada kami perihal anak-anak... "

Maka orang bijakpun berkata :
"Putramu bukanlah putramu, mereka adalah putra-putri kehidupan yang mendambakan kehidupan mereka sendiri... mereka datang melalui kami, tapi tidak melalui kamu dan seorangpun diantara kamu,.... sungguhpun dari kamu mereka bukan lah milikmu.

Engkau dapat memberikan kasih sayangmu tapi  tidak pendirianmu, sebab mereka punya pendirian sendiri.
Engkau dapat memberikan hartamu tapi tidak keinginanmu, sebab mereka punya keinginan sendiri.

Akhirnya biarkanlah mereka tumbuh dengan kepribadiannya dengan pendiriannya dan keinginannya, kita sebagai orangtua hanya berkewajiban untuk membimbing dan mengarahkan agar pendirian dan kepribadiannya itu tidak salah penggunaannya.